• Jelajahi

    Copyright © IKAL PPSA 24
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Profil

    Indonesia Maju Berakar pada Pancasila

    Ikatan Keluarga Alumni Lemhannas RI (PPSA 24)
    Sunday, May 31, 2026, May 31, 2026 WIB Last Updated 2026-06-03T06:54:06Z

     


    Setiap tanggal 1 Juni, bangsa Indonesia memperingati Hari Lahir Pancasila sebagai momentum untuk mengenang sekaligus menghayati dasar negara yang menjadi fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara. Pancasila bukan sekedar rangkaian kata yang tertulis dalam konstitusi, melainkan nilai-nilai luhur yang lahir dari kearifan, budaya, dan cita-cita para pendiri bangsa. Di tengah berbagai perubahan zaman yang begitu cepat, Pancasila tetap menjadi pedoman yang menjaga arah perjalanan Indonesia agar tidak kehilangan jati dirinya.

    Kemajuan bangsa sering kali diukur melalui pertumbuhan ekonomi, kemajuan teknologi, dan pembangunan infrastruktur. Namun, kemajuan yang sejati tidak hanya ditentukan oleh keberhasilan material semata. Sebuah bangsa dikatakan maju apabila mampu menjaga persatuan, menegakkan keadilan, menghormati kemanusiaan, dan menghadirkan kesejahteraan bagi seluruh rakyatnya. Nilai-nilai tersebut sejatinya telah termuat dalam setiap sila Pancasila yang menjadi landasan moral sekaligus arah pembangunan nasional.

    Di era digital saat ini, tantangan yang dihadapi bangsa semakin kompleks. Arus informasi yang tidak terbendung, penyebaran hoaks, polarisasi sosial, serta lunturnya budaya gotong royong menjadi ujian bagi ketahanan bangsa. Dalam situasi seperti ini, Pancasila memiliki peran penting sebagai kompas kebangsaan yang membimbing masyarakat untuk tetap menjunjung tinggi persatuan, menghargai perbedaan, dan mengedepankan musyawarah dalam menyelesaikan berbagai persoalan. Kemajuan teknologi harus berjalan seiring dengan kemajuan karakter dan etika masyarakat.

    Pancasila juga mengajarkan bahwa pembangunan harus berorientasi pada keadilan sosial. Tidak boleh ada kelompok masyarakat yang tertinggal dari arus kemajuan bangsa. Setiap kebijakan dan program pembangunan perlu memastikan bahwa manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh rakyat, dari perkotaan hingga pelosok desa, dari generasi tua hingga generasi muda. Dengan demikian, kemajuan yang dicapai bukan hanya menjadi milik segelintir orang, melainkan menjadi keberhasilan bersama seluruh bangsa Indonesia.

    Oleh karena itu, memperingati Hari Lahir Pancasila hendaknya tidak berhenti pada seremoni dan slogan semata. Momentum ini harus menjadi pengingat bahwa Indonesia yang maju hanya dapat terwujud apabila seluruh elemen bangsa menjadikan Pancasila sebagai landasan berpikir, bersikap, dan bertindak. Ketika nilai-nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan, dan keadilan sosial benar-benar hidup dalam kehidupan sehari-hari, maka Indonesia tidak hanya menjadi negara yang maju secara pembangunan, tetapi juga menjadi bangsa yang bermartabat dan berkeadaban.



    Redaksi: Bhumi Literasi Anak Bangsa
    Komentar

    Tampilkan